Hilirisasi Tambang sebagai Pilar Ketahanan Ekonomi Nasional

Taskap ini juga menyoroti dinamika lingkungan strategis global, termasuk persaingan industri, kebijakan perdagangan internasional, serta tantangan gugatan dagang yang memerlukan kecermatan diplomasi ekonomi dan keteguhan kebijakan nasional.

Melalui penguatan hilirisasi, Indonesia diharapkan mampu membangun keunggulan kompetitif berbasis sumber daya alam yang diolah secara cerdas dan berkelanjutan. Nilai tambah yang dihasilkan menjadi fondasi bagi transformasi ekonomi dari berbasis komoditas menuju industri bernilai tinggi.

Rekomendasi dalam Taskap ini menekankan perlunya konsistensi kebijakan, penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penegakan hukum yang tegas di sektor pertambangan guna mendukung keberhasilan hilirisasi.

Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berorientasi jangka panjang, kebijakan hilirisasi hasil tambang diyakini mampu menjadi motor penggerak ketahanan ekonomi nasional. Upaya ini sekaligus menjadi langkah strategis menuju terwujudnya Indonesia yang mandiri, berdaya saing, dan berdaulat dalam pengelolaan kekayaan alamnya.

Secara keseluruhan, Taskap karya Kombes Pol Satrio Wibowo ini memberikan sumbangan pemikiran yang relevan dan aktual bagi pengambil kebijakan. Hilirisasi hasil tambang tidak hanya diposisikan sebagai pilihan, melainkan sebagai keharusan strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan mewujudkan visi pembangunan nasional jangka panjang. (MF/BIA)

Scroll to Top