Dalam menghadapi persaingan global, Indonesia dituntut untuk meningkatkan daya saing nasional melalui inovasi, penguatan industri dalam negeri, serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Politik luar negeri harus mendukung upaya tersebut dengan membuka akses teknologi dan pasar internasional.
Taskap ini menegaskan bahwa keberhasilan politik luar negeri dalam mewujudkan ketahanan ekonomi sangat bergantung pada konsistensi kebijakan dan kepemimpinan nasional yang kuat. Kepentingan jangka pendek tidak boleh mengorbankan visi jangka panjang pembangunan nasional.
Melalui kajian ini, Ryan Hanandi memberikan pandangan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi yang berpengaruh di kawasan dan global, asalkan mampu mengelola hubungan internasional secara cerdas dan berdaulat.
Rekomendasi strategis yang disampaikan dalam Taskap ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pengambil kebijakan dalam merumuskan arah politik luar negeri Indonesia ke depan. Politik luar negeri harus menjadi instrumen strategis yang mendukung ketahanan nasional secara menyeluruh.
Publikasi Taskap ini diharapkan dapat memperkaya khazanah literatur strategis di lingkungan Lemhannas RI dan menjadi referensi bagi peserta didik, peneliti, serta pemangku kepentingan lainnya. Karya ini mencerminkan kontribusi pemikiran peserta P4N dalam menjawab tantangan bangsa.
Pada akhirnya, Taskap “Politik Luar Negeri Indonesia Guna Mewujudkan Ketahanan Ekonomi Nasional” menegaskan bahwa politik luar negeri yang adaptif, berimbang, dan berorientasi pada kepentingan nasional merupakan fondasi penting bagi terwujudnya ketahanan ekonomi nasional yang tangguh dan berkelanjutan. (MF/BIA)
