Optimalisasi Pembangunan Pertahanan Perbatasan sebagai Pilar Ketahanan Nasional

Lingkungan strategis global dan regional turut memengaruhi urgensi pembangunan pertahanan di perbatasan. Persaingan geopolitik antarnegara besar, konflik bersenjata regional, serta meningkatnya ancaman lintas batas menuntut Indonesia untuk memiliki postur pertahanan yang adaptif dan responsif. Dalam konteks ASEAN, stabilitas kawasan menjadi kepentingan bersama yang harus dijaga melalui kerja sama dan penguatan kapasitas nasional.

Pada tataran nasional, KKP ini menganalisis pembangunan pertahanan perbatasan melalui pendekatan Astagatra. Setiap gatra, mulai dari geografi hingga pertahanan keamanan, saling terkait dan saling memengaruhi. Penguatan satu gatra tanpa memperhatikan gatra lainnya berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan dalam ketahanan nasional.

Gatra geografi menempatkan wilayah perbatasan sebagai ruang strategis yang harus diamankan, sementara gatra demografi menekankan pentingnya membangun masyarakat perbatasan yang sejahtera dan berdaya saing. Gatra sumber kekayaan alam mengingatkan bahwa perbatasan menyimpan potensi besar yang harus dilindungi dari eksploitasi ilegal.

Gatra ideologi, politik, ekonomi, serta sosial budaya menegaskan bahwa pembangunan pertahanan tidak semata bersifat fisik dan militeristik. Penguatan nilai Pancasila, stabilitas kebijakan, pertumbuhan ekonomi lokal, serta kohesi sosial merupakan bagian tak terpisahkan dari strategi pertahanan yang berkelanjutan.

Melalui KKP ini, Brigadir Jenderal TNI Fadjar Tjahjono menawarkan strategi optimalisasi pembangunan pertahanan perbatasan yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan nasional jangka panjang. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan.

Pada akhirnya, optimalisasi pembangunan pertahanan di perbatasan bukan hanya tentang menjaga garis batas wilayah, tetapi tentang memastikan kehadiran negara dirasakan secara nyata oleh seluruh warga bangsa. Dengan pertahanan yang kuat dan masyarakat perbatasan yang sejahtera, ketahanan nasional Indonesia akan semakin kokoh dalam menghadapi dinamika tantangan masa kini dan masa depan. (IP/GT)

Scroll to Top