Percepatan Energi Baru Terbarukan sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Nasional

KKP ini menawarkan sejumlah strategi kunci, antara lain penguatan teknologi dan infrastruktur melalui pengembangan industri dalam negeri, penerapan smart grid, dan inovasi penyimpanan energi. Pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta dipandang sebagai prasyarat keberhasilan.

Selain itu, transformasi ekonomi dan investasi diusulkan melalui penyediaan insentif fiskal yang menarik, pembentukan dana energi hijau, serta penguatan peran lembaga keuangan nasional dalam mendukung proyek energi terbarukan.

Pada aspek regulasi, penegasan kebijakan melalui pembaruan peraturan perundang-undangan, pembentukan kelembagaan khusus energi terbarukan, serta penyederhanaan proses perizinan menjadi langkah strategis untuk menciptakan kepastian hukum dan iklim investasi yang kondusif.

Tidak kalah penting, peningkatan literasi energi dan edukasi publik harus menjadi agenda nasional. Integrasi materi energi terbarukan dalam kurikulum pendidikan, pelatihan masyarakat, dan optimalisasi peran media diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif akan pentingnya transisi energi.

Secara keseluruhan, Kertas Kerja Perorangan ini menegaskan bahwa percepatan diversifikasi energi baru terbarukan, khususnya tenaga surya, bukan sekadar pilihan kebijakan, melainkan keharusan strategis untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dan memperkokoh ketahanan nasional Indonesia.

Melalui publikasi ini, perpustakaan berharap pemikiran strategis yang disampaikan oleh Marsekal Pertama TNI Feri Yunaldi dapat menjadi referensi berharga bagi pemangku kepentingan, akademisi, dan masyarakat luas dalam memahami pentingnya energi terbarukan sebagai fondasi masa depan bangsa yang berdaulat, mandiri, dan berdaya saing. (IP/GT)

Scroll to Top