Kertas Kerja Perorangan (KKP) yang disusun oleh Brigjen Pol Didi Hayamansyah, S.H., S.I.K., M.H., M.Han., dengan judul “Mitigasi Kejahatan Serakahnomics di Sektor Pangan Guna Kemandirian Ekonomi dalam Rangka Ketahanan Nasional” menjadi salah satu karya strategis peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) XXVI Tahun 2025 yang mengangkat isu krusial terkait tata kelola pangan nasional dan implikasinya terhadap ketahanan negara.
Karya ilmiah ini dilatarbelakangi oleh kondisi aktual sektor pangan nasional yang masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait ketidakseimbangan antara produksi dalam negeri dan kebijakan impor yang belum sepenuhnya berbasis data akurat serta integrasi sistem yang memadai.
Penulis menyoroti fenomena yang disebut sebagai serakahnomics, yakni bentuk kejahatan ekonomi yang berakar pada perilaku serakah dan terorganisir dalam sistem distribusi pangan yang berdampak luas terhadap stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kajian ini dijelaskan bahwa serakahnomics bukan sekadar persoalan ekonomi konvensional, melainkan merupakan diagnosis moral terhadap perilaku aktor ekonomi yang menyimpang dari nilai-nilai kebangsaan dan keadilan sosial.
Fenomena ini tercermin dalam praktik manipulasi harga, pengendalian stok, hingga kartelisasi distribusi yang menyebabkan distorsi pasar dan merugikan petani serta konsumen secara sistemik.
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa kejahatan serakahnomics terjadi secara terstruktur dari hulu hingga hilir, dimulai dari lemahnya posisi tawar petani, praktik pengoplosan di tingkat penggilingan, hingga dominasi distribusi oleh kelompok tertentu.
Kondisi tersebut berdampak pada ketergantungan struktural yang melemahkan kemandirian ekonomi nasional serta mengganggu ketahanan pangan sebagai bagian penting dari ketahanan nasional.
Melalui pendekatan analisis yang komprehensif, KKP ini menggunakan kerangka ATHG, ASTAGATRA, serta metode SWOT–TOWS untuk mengidentifikasi permasalahan sekaligus merumuskan solusi strategis yang aplikatif.
