Penulis menilai bahwa krisis global di sektor energi dan pangan dapat menjadi ancaman nyata bagi stabilitas nasional jika tidak diantisipasi melalui kebijakan yang tepat.
Dalam konteks sosial, KKP ini juga mengidentifikasi ancaman disinformasi dan perang informasi sebagai faktor yang dapat merusak kohesi sosial dan stabilitas politik dalam negeri.
Analisis ini menunjukkan bahwa ketahanan nasional tidak hanya ditentukan oleh kekuatan militer, tetapi juga oleh kekuatan sosial dan budaya masyarakat dalam menghadapi pengaruh eksternal.
Rekomendasi kebijakan yang disampaikan penulis bersifat komprehensif, mencakup peningkatan anggaran pertahanan, penguatan diplomasi, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi.
Penulis juga menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga sebagai kunci keberhasilan implementasi kebijakan pertahanan nasional.
Secara keseluruhan, KKP ini memberikan analisis yang tajam dan relevan terhadap kondisi geopolitik saat ini, sekaligus menawarkan solusi strategis yang dapat dijadikan acuan dalam pengambilan kebijakan.
Dengan pendekatan yang integratif dan berbasis analisis mendalam, karya ini tidak hanya berkontribusi secara akademis, tetapi juga memiliki nilai praktis dalam mendukung perumusan kebijakan nasional.
KKP ini pada akhirnya menegaskan bahwa ketahanan nasional Indonesia harus dibangun secara adaptif, proaktif, dan berkelanjutan untuk menghadapi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. (IP/GT)
