Optimalisasi Pengelolaan Sumber Daya Laut Berkelanjutan sebagai Pilar Swasembada Pangan dalam Mendukung Ketahanan Nasional

Laksamana Pertama TNI Baroyo Eko Basuki, M.M., M.Tr.Opsla., CRMP., peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) XXV Tahun 2025 di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, telah menyusun Kertas Kerja Perorangan berjudul “Optimalisasi Pengelolaan Sumber Daya Laut Berkelanjutan Guna Swasembada Pangan dalam Rangka Ketahanan Nasional” sebagai kontribusi pemikiran strategis terhadap pembangunan nasional berbasis maritim.

Karya ilmiah ini mengangkat urgensi pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan sebagai fondasi penting dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional dan memperkuat ketahanan nasional Indonesia sebagai negara kepulauan dengan potensi kelautan yang sangat besar.

Indonesia memiliki posisi strategis sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan wilayah laut yang luas dan kaya akan sumber daya hayati. Potensi tersebut menjadikan sektor kelautan sebagai salah satu pilar utama dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Namun demikian, pemanfaatan sumber daya laut masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan ekologis yang menghambat optimalisasi kontribusinya terhadap sistem pangan nasional. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pengelolaan yang terpadu, berkelanjutan, dan berbasis pada kepentingan nasional jangka panjang.

Konsep swasembada pangan tidak lagi dapat bergantung sepenuhnya pada sektor pertanian darat, melainkan harus memperluas basis produksi pangan melalui pemanfaatan sumber daya laut secara optimal. Laut Indonesia memiliki potensi besar sebagai sumber protein hewani, khususnya ikan, yang dapat menjadi alternatif strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Dengan pengelolaan yang tepat, sektor kelautan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap ketersediaan pangan nasional sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi masyarakat pesisir.

Potensi lestari sumber daya ikan Indonesia yang mencapai jutaan ton per tahun merupakan aset strategis yang harus dikelola secara bijaksana. Produksi perikanan nasional yang terus meningkat menunjukkan bahwa sektor kelautan memiliki kapasitas besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Selain itu, sektor perikanan juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, baik dari sisi Produk Domestik Bruto maupun penyerapan tenaga kerja, terutama di wilayah pesisir dan kepulauan.

Scroll to Top