Kerja sama antarlembaga penegak hukum menjadi salah satu kunci utama yang ditekankan dalam Taskap ini. Sinergi antara Kepolisian, Kejaksaan, BNN, Bea Cukai, PPATK, serta lembaga terkait lainnya mutlak diperlukan untuk memutus rantai kejahatan transnasional yang terorganisir dan lintas sektor.
Selain kerja sama nasional, Taskap ini menegaskan pentingnya kolaborasi internasional. Pertukaran informasi intelijen, bantuan hukum timbal balik, operasi bersama, serta harmonisasi kebijakan menjadi instrumen strategis dalam menghadapi kejahatan yang melampaui yurisdiksi negara.
Pemanfaatan teknologi juga dipandang sebagai peluang strategis dalam memperkuat penegakan hukum. Sistem informasi terpadu, analisis data keuangan, dan forensik digital dapat meningkatkan kemampuan aparat dalam melacak jaringan kejahatan transnasional yang semakin canggih.
Taskap ini mengingatkan bahwa penegakan hukum yang terlalu berfokus pada pelaku tingkat bawah, seperti pengguna narkoba, tidak akan menyelesaikan akar masalah. Strategi yang lebih efektif adalah menyasar jaringan besar, aliran dana ilegal, dan aktor intelektual di balik kejahatan transnasional.
Dalam perspektif lingkungan strategis regional, Asia Tenggara menjadi kawasan rawan karena tingginya aktivitas perdagangan dan disparitas kapasitas penegakan hukum antarnegara. Kondisi ini menuntut peran aktif Indonesia dalam mendorong kerja sama regional yang lebih solid dan berkelanjutan.
Slamet Hermawan juga menekankan bahwa penegakan hukum harus berjalan seiring dengan upaya pencegahan dan edukasi. Pengurangan permintaan terhadap narkotika dan kejahatan ilegal lainnya merupakan bagian integral dari strategi memperkuat ketahanan nasional secara menyeluruh.
Pada akhirnya, Taskap ini menyimpulkan bahwa penegakan hukum kejahatan transnasional bukan sekadar agenda penegakan aturan, melainkan strategi nasional untuk menjaga keberlangsungan bangsa. Ketahanan nasional yang kuat hanya dapat terwujud apabila negara mampu melindungi warganya dari ancaman global yang nyata dan terus berkembang.
Melalui pemikiran yang komprehensif dan analitis, Taskap karya Komisaris Besar Polisi Slamet Hermawan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kebijakan penegakan hukum di Indonesia. Karya ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi para pengambil kebijakan dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah tantangan kejahatan transnasional yang semakin kompleks. (IP/BIA)
