Untuk jangka panjang, SIRENA diarahkan menjadi basis pemanfaatan Big Data bagi kebijakan strategis penanggulangan narkoba. Data mengenai jenis zat, lama penggunaan, demografi, dan wilayah dapat dianalisis untuk mengenali pola serta menyusun strategi pencegahan yang lebih spesifik dan berbasis risiko.
Pemanfaatan data juga dapat mendukung pengukuran kualitas layanan melalui Indeks Kapabilitas Rehabilitasi dan Indeks Kepuasan Masyarakat. Analisis prediktif bahkan berpotensi digunakan untuk mengenali tren narkotika baru dan wilayah rawan, sehingga respons pemerintah dapat bergeser dari pendekatan reaktif menuju deteksi dini dan pencegahan strategis.
Di samping teknologi, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penentu keberhasilan. KKP menekankan perlunya kompetensi, sertifikasi, pelatihan berkelanjutan, supervisi, serta jenjang karier yang jelas bagi tenaga rehabilitasi dan pengelola data. Sistem digital yang baik tidak akan optimal tanpa SDM yang mampu mengoperasikan dan memanfaatkannya secara profesional.
KKP juga menempatkan penguatan pascarehabilitasi dan reintegrasi sosial sebagai bagian penting dari keberhasilan rehabilitasi. Pemanfaatan data kapital pemulihan dan hasil asesmen dapat mendukung penyaluran mantan penyalahguna ke program produktivitas dan pemberdayaan ekonomi, sehingga pemulihan tidak berhenti setelah layanan rehabilitasi selesai.
Pada akhirnya, akselerasi SIRENA dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Integrasi data, layanan yang berkesinambungan, SDM yang profesional, serta kebijakan berbasis bukti diharapkan mampu memperkuat kemampuan negara dalam menghadapi ancaman narkotika.
Melalui KKP ini, dr. Amrita Devi menawarkan perspektif bahwa transformasi digital dalam rehabilitasi perlu ditempatkan sebagai agenda strategis, bukan sekadar pembaruan aplikasi. SIRENA yang terintegrasi, aman, akurat, dan berkelanjutan diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi penguatan rehabilitasi narkotika sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan nasional yang adaptif dan resilien. (IP/GT)
