Menjadikan Penyelam Alam sebagai Talenta Maritim Unggul untuk Memperkuat Ketahanan Nasional

Jangka pendek difokuskan pada pelatihan dasar, pemeriksaan kesehatan, dan K3; jangka menengah pada kemitraan, MTU, dan sertifikasi BNSP; sedangkan jangka panjang mencakup BLK Maritim nasional, harmonisasi standar internasional, dan integrasi program menuju Indonesia Emas 2045.

KKP merekomendasikan NAUTICA sebagai kebijakan nasional berbasis PPP, revitalisasi BLK Maritim pesisir, pengembangan MTU melalui kolaborasi pemerintah, TNI AL, dan industri, serta pembentukan Dewan Koordinasi Nasional SDM Maritim. Industri juga didorong mengintegrasikan pelatihan dalam CSR dan membuka peluang kerja bagi lulusan.

Pada akhirnya, underwater welding dapat menjadi instrumen transformasi penyelam alam menjadi tenaga profesional tersertifikasi. Melalui pendekatan Human Capital Theory, Capability Approach, Social Cognitive Theory, Asta Gatra, SWOT, TOWS, dan NAUTICA, program ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, memperkuat kemandirian industri dan energi, serta mendukung ketahanan dan kedaulatan maritim Indonesia. (AT/GT)

Scroll to Top