Pelatihan underwater welding karena itu harus melampaui transfer keterampilan. Praktik, simulasi Virtual Reality, mini dive tank, dan pendampingan instruktur diperlukan untuk membangun kompetensi, keselamatan, kepercayaan diri, dan profesionalisme.
Dalam perspektif Asta Gatra, hambatan meliputi kondisi geografis kepulauan, rendahnya pendidikan, keterbatasan ekonomi, budaya kerja informal, dan ketergantungan tenaga asing. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kebijakan yang terintegrasi dan berorientasi pada kemandirian nasional.
SWOT menunjukkan kekuatan penyelam berupa kemampuan bawah air, pengetahuan maritim lokal, ketahanan fisik, dan etos kerja. Kelemahannya adalah minim sertifikasi dan penerapan K3, sedangkan peluang berasal dari kebutuhan industri, dukungan pemerintah, kemitraan, dan teknologi pelatihan.
Melalui TOWS, strategi diarahkan pada sertifikasi cepat dan link and match dengan industri, perluasan akses melalui Mobile Training Unit (MTU), penguatan K3 dan kesehatan, digitalisasi informasi, serta harmonisasi sertifikasi dengan standar global.
Kajian menilai persoalan utama bukan hanya fasilitas, tetapi belum adanya strategi nasional yang mengintegrasikan pemerintah, industri, lembaga pendidikan, dan komunitas penyelam. Karena itu, paradigma perlu bergeser dari “training for skill” menuju “training for empowerment”.
Alternatif pertama adalah revitalisasi BLK Maritim dengan subsidi bagi penyelam alam, dilengkapi simulator las, dive tank, kurikulum industri, dan sertifikasi yang diakui. Jaringan BLK pesisir diharapkan membentuk talent pipeline menuju tenaga profesional.
Alternatif kedua adalah Public-Private Partnership (PPP) melalui skema ikatan dinas. Industri menjadi sponsor sekaligus pengguna lulusan, sementara pemerintah berperan sebagai fasilitator dan regulator dengan pembiayaan pelatihan, sertifikasi, akomodasi, dan uang saku.
Dari berbagai alternatif, KKP memilih NAUTICA atau National Underwater-welding Talent Incubation & Acceleration sebagai pendekatan paling komprehensif. Program ini mengintegrasikan PPP, ikatan dinas, dan MTU yang membawa simulator VR, mini dive tank, serta peralatan K3 langsung ke komunitas penyelam.
NAUTICA dilaksanakan melalui percontohan dan replikasi nasional. Program diawali proof of concept bersama industri, kemudian diperluas ke sektor maritim, energi, dan pertahanan untuk memperkuat SDM, meningkatkan kesejahteraan, dan mengurangi ketergantungan tenaga asing.
