Menguatkan Ketahanan Nasional dari Pesisir Timur: Optimalisasi Perikanan Tangkap untuk Kesejahteraan Masyarakat Papua

Permasalahan sosial ekonomi semakin kompleks dengan masih adanya ketergantungan nelayan terhadap tengkulak atau pemodal tertentu. Pola hubungan ekonomi yang kurang seimbang ini menyebabkan hasil tangkapan sering dijual dengan harga rendah sehingga keuntungan yang diperoleh nelayan tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan.

Tantangan geografis Papua turut memperbesar biaya logistik dan distribusi hasil perikanan. Luas wilayah, keterbatasan sarana transportasi, serta kondisi geografis yang menantang menyebabkan sebagian besar nilai tambah ekonomi justru dinikmati oleh pihak di luar wilayah Papua, sementara masyarakat lokal memperoleh manfaat yang relatif terbatas.

Dari aspek lingkungan, sektor perikanan Papua juga menghadapi ancaman perubahan iklim yang berdampak terhadap produktivitas sumber daya ikan. Peningkatan suhu permukaan laut berpotensi mengubah pola migrasi ikan dan mengurangi hasil tangkapan nelayan tradisional yang selama ini bergantung pada sumber daya di perairan pesisir.

Kajian ini juga menyoroti maraknya praktik Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUU Fishing) yang menjadi ancaman serius terhadap keberlanjutan sumber daya laut dan kedaulatan negara. Aktivitas tersebut tidak hanya mengurangi potensi penerimaan ekonomi, tetapi juga berpotensi melemahkan ketahanan nasional, khususnya di kawasan perbatasan timur Indonesia.

Dalam perspektif ketahanan nasional, rendahnya kesejahteraan masyarakat pesisir dapat menimbulkan berbagai kerentanan sosial dan keamanan. Ketika masyarakat belum memperoleh manfaat optimal dari sumber daya yang dimiliki, potensi munculnya berbagai aktivitas ilegal dan konflik kepentingan menjadi semakin besar.

Sebagai respons terhadap berbagai tantangan tersebut, pemerintah telah mendorong implementasi konsep ekonomi biru yang menekankan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan dengan tetap menjaga keseimbangan ekologi. Pendekatan ini diarahkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya bagi generasi mendatang.

Pemerintah Provinsi Papua juga telah menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penggerak utama pembangunan ekonomi daerah. Berbagai program strategis seperti penangkapan ikan terukur, penguatan UMKM perikanan, pengembangan komoditas unggulan, serta pengawasan ekosistem pesisir terus didorong guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Scroll to Top