Berdasarkan hasil analisis kesenjangan, penulis mengidentifikasi sejumlah aspek yang memerlukan perhatian, antara lain tata kelola kebijakan, peningkatan kompetensi guru, pemerataan infrastruktur digital, penguatan sistem asesmen nasional, integrasi kurikulum, pembangunan resiliensi digital, serta kolaborasi multipihak dalam ekosistem literasi digital.
Salah satu rekomendasi strategis yang diajukan adalah pembentukan mekanisme koordinasi nasional yang mampu menyinergikan berbagai program literasi digital lintas sektor. Kehadiran wadah koordinasi yang terintegrasi diharapkan dapat memperkuat efektivitas kebijakan sekaligus menghindari tumpang tindih program antarinstansi.
Selain itu, pengembangan standar kompetensi dan asesmen literasi digital nasional menjadi kebutuhan mendesak. Standar tersebut diperlukan untuk memastikan bahwa guru dan siswa memiliki indikator kemampuan yang jelas serta dapat diukur secara objektif dan berkelanjutan.
Dalam bidang pendidikan, transformasi Gerakan Literasi Sekolah menjadi Gerakan Literasi Digital Sekolah dipandang sebagai langkah penting untuk mengintegrasikan kecakapan digital, etika informasi, keamanan siber, dan budaya digital ke dalam seluruh proses pembelajaran. Dengan demikian, literasi digital tidak lagi menjadi kegiatan tambahan, melainkan bagian dari kompetensi inti peserta didik.
Lebih jauh, penguatan literasi digital juga perlu dibarengi dengan pembangunan kesehatan mental dan resiliensi digital. Siswa harus dibekali kemampuan mengelola tekanan digital, menghindari kecanduan teknologi, serta membangun hubungan sosial yang sehat di ruang digital sehingga mampu menjadi generasi yang tangguh dan adaptif.
Melalui berbagai rekomendasi tersebut, KKP ini menegaskan bahwa penguatan literasi digital guru dan siswa bukan sekadar agenda pendidikan, melainkan investasi strategis bagi masa depan bangsa. Dengan membangun generasi yang cakap, kritis, beretika, dan resilien dalam memanfaatkan teknologi, Indonesia akan memiliki fondasi sumber daya manusia yang kuat untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 sekaligus memperkokoh ketahanan nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks. (IP/GT)
