Penulis juga menekankan pentingnya indikator keberhasilan yang terukur dalam menilai efektivitas pembentukan kepemimpinan Pancasila. Indikator ini berkaitan erat dengan tingkat ketahanan politik sebagai bagian dari ketahanan nasional.
Dalam implementasinya, seluruh unsur multihelix harus memiliki komitmen yang sama untuk menjalankan strategi yang telah dirumuskan. Tanpa komitmen kolektif, upaya penguatan kepemimpinan Pancasila akan sulit mencapai hasil yang optimal.
KKP ini juga menegaskan bahwa kepemimpinan Pancasila merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa. Pembentukan karakter pemimpin yang berlandaskan nilai ideologis menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan global di masa depan.
Pada akhirnya, penguatan kolaborasi multihelix diharapkan mampu menciptakan kepemimpinan nasional yang tidak hanya responsif terhadap perubahan, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan. Hal ini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan ketahanan politik yang kokoh dan ketahanan nasional yang tangguh. (AT/GT)
