{"id":571,"date":"2025-09-16T12:43:35","date_gmt":"2025-09-16T05:43:35","guid":{"rendered":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/?p=571"},"modified":"2025-10-03T16:03:22","modified_gmt":"2025-10-03T09:03:22","slug":"optimalisasi-pers-untuk-ketahanan-nasional-pasca-pemilu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/?p=571","title":{"rendered":"Optimalisasi Pers untuk Ketahanan Nasional Pasca Pemilu"},"content":{"rendered":"\n<p>Kolonel Infanteri Robby Suryadi, S.Sos., M.M., peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVII Lemhannas RI tahun 2024, berhasil menyusun Kertas Karya Ilmiah Perseorangan (Taskap) dengan judul \u201cOptimalisasi Peran Pers dalam Mereduksi Polarisasi Masyarakat Pasca Pemilu 2024 Guna Meningkatkan Ketahanan Nasional\u201d. Penelitian ini hadir di tengah dinamika pascapemilu yang sarat perdebatan dan polarisasi, menawarkan gagasan strategis mengenai fungsi pers sebagai instrumen vital dalam menjaga keutuhan bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kajiannya, Robby Suryadi menegaskan bahwa pers bukan sekadar penyaji informasi, melainkan juga pengawal demokrasi dan perekat sosial. Pasca Pemilu 2024, fenomena keterbelahan masyarakat terlihat semakin nyata. Polarisasi yang tajam berpotensi menggerus kohesi sosial dan melemahkan Ketahanan Nasional bila tidak ditangani dengan tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Taskap ini menguraikan bahwa peran pers sangat krusial untuk mengedukasi masyarakat, meluruskan informasi yang bias, serta mengurangi dampak disinformasi yang kerap menyuburkan konflik politik maupun sosial. Sebagai salah satu gatra sosial budaya, pers dinilai mampu menjadi medium yang menyejukkan ruang publik, memfasilitasi dialog, dan mendorong terciptanya konsensus bersama.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pembahasan, Robby menyoroti beberapa faktor yang memperburuk polarisasi, mulai dari kepemilikan media yang berafiliasi politik, lemahnya penegakan kode etik jurnalistik, hingga maraknya serangan siber yang mempercepat penyebaran hoaks. Kondisi ini, apabila tidak ditangani, dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi negara serta membuka celah bagi konflik horizontal.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih jauh, penelitian ini menekankan bahwa ketidakoptimalan peran pers akan berimplikasi langsung pada stabilitas politik dan keamanan nasional. Ketidakmampuan media menyaring dan menyajikan informasi secara adil berpotensi memperbesar jurang perbedaan, menguatkan radikalisme, serta memperlemah legitimasi institusi demokrasi yang sedang berjalan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menjawab tantangan tersebut, Robby merumuskan strategi yang mencakup aspek politik, ekonomi, sosial, teknologi, lingkungan, dan hukum. Dari sisi politik, penting dilakukan revisi regulasi kepemilikan media agar lebih bebas dari intervensi kepentingan politik praktis. Sementara dari aspek ekonomi, penguatan model bisnis media independen dianggap perlu untuk mengurangi ketergantungan pada iklan.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p>Pada ranah sosial, peningkatan profesionalisme wartawan melalui sertifikasi, pelatihan etika, dan pemahaman hukum menjadi prioritas. Hal ini bertujuan agar produk jurnalistik lebih berkualitas dan mampu meredam potensi konflik, alih-alih memperburuknya. Teknologi juga mendapat perhatian khusus, di mana Robby menawarkan gagasan pengembangan \u201cAlgoritma Kebangsaan\u201d yang mempromosikan konten berwawasan persatuan di ruang digital.<\/p>\n\n\n\n<p>Aspek hukum tidak kalah penting, dengan penegasan perlunya memperkuat posisi UU Pers sebagai lex specialis demi melindungi kebebasan pers dan memberi perlindungan hukum yang lebih kokoh bagi jurnalis. Sementara itu, dari aspek lingkungan strategis, perhatian diarahkan pada perlindungan jurnalis dari ancaman fisik maupun digital yang kian meningkat dalam tahun politik.<\/p>\n\n\n\n<p>Rekomendasi yang disampaikan dalam Taskap ini ditujukan kepada berbagai lembaga terkait seperti Kominfo, Dewan Pers, DPR RI, hingga Komisi Penyiaran Indonesia. Kolaborasi antar-stakeholder dipandang menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem media yang sehat, independen, dan bertanggung jawab, sehingga mampu menopang Ketahanan Nasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui kajian ini, Lemhannas RI kembali menegaskan peran strategisnya sebagai kawah candradimuka bagi lahirnya gagasan-gagasan besar demi kepentingan bangsa. Pemikiran Robby Suryadi menambah khazanah pemikiran strategis terkait pentingnya pers yang sehat sebagai salah satu pilar demokrasi yang dapat menjaga harmoni sosial pasca Pemilu.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasil kajian ini tidak hanya bermanfaat bagi pembuat kebijakan, tetapi juga bagi masyarakat luas. Publik diharapkan semakin kritis dalam mengonsumsi informasi, namun tetap menempatkan pers sebagai bagian dari solusi, bukan sumber perpecahan. Pers yang kuat dan independen adalah jaminan bagi terciptanya demokrasi yang matang dan bangsa yang tangguh.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, Taskap ini menyimpulkan bahwa optimalisasi peran pers pasca Pemilu 2024 merupakan kebutuhan mendesak dalam upaya mereduksi polarisasi masyarakat. Hanya dengan media yang sehat, bebas, dan bertanggung jawab, Indonesia dapat memperkuat fondasi Ketahanan Nasional sekaligus menjaga semangat persatuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai penutup, karya ilmiah Robby Suryadi ini menjadi bukti kontribusi nyata peserta PPRA LXVII Lemhannas RI dalam memberikan sumbangan pemikiran strategis bagi bangsa. Optimalisasi peran pers bukan hanya wacana, tetapi langkah konkret yang harus diwujudkan demi Indonesia yang lebih damai, demokratis, dan berketahanan. (ALV\/BIA)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kolonel Infanteri Robby Suryadi, S.Sos., M.M., peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVII Lemhannas RI tahun 2024, berhasil menyusun Kertas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-571","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-naskah-publikasi"],"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false},"uagb_author_info":{"display_name":"BI","author_link":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/?author=2"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Kolonel Infanteri Robby Suryadi, S.Sos., M.M., peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVII Lemhannas RI tahun 2024, berhasil menyusun Kertas [&hellip;]","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/571","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=571"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/571\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=571"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=571"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=571"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}