{"id":440,"date":"2025-08-04T11:18:40","date_gmt":"2025-08-04T04:18:40","guid":{"rendered":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/?p=440"},"modified":"2025-10-03T16:12:38","modified_gmt":"2025-10-03T09:12:38","slug":"menuju-pelayanan-publik-unggul-akselerasi-digital-sektor-pemerintahan-untuk-ketahanan-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/?p=440","title":{"rendered":"Menuju Pelayanan Publik Unggul: Akselerasi Digital Sektor Pemerintahan untuk Ketahanan Nasional"},"content":{"rendered":"\n<p>Achmad Jubaedi, M.Si., peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVII Lemhannas RI Tahun 2024, menuangkan pemikiran strategisnya dalam Kertas Karya Ilmiah Perseorangan (Taskap) yang bertajuk <em>\u201cAkselerasi Transformasi Digital Sektor Publik dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Guna Mendukung Ketahanan Nasional.\u201d<\/em> Melalui kajian ini, ia menyoroti urgensi percepatan digitalisasi dalam birokrasi publik sebagai elemen penting dalam mewujudkan pemerintahan yang efisien, transparan, dan tangguh di tengah tantangan era digital.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam era yang ditandai dengan revolusi teknologi, sektor pemerintahan dituntut untuk bergerak cepat merespons dinamika global. Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keniscayaan. Digitalisasi sektor publik diyakini dapat menjadi katalisator utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menekan inefisiensi birokrasi, serta memperkuat integrasi layanan antarinstansi.<\/p>\n\n\n\n<p>Taskap ini menunjukkan bahwa transformasi digital memiliki nilai strategis dalam mempercepat pengambilan keputusan, menyederhanakan proses pelayanan, dan meningkatkan kepuasan masyarakat. Lebih dari itu, penguatan sistem pemerintahan digital juga menjadi fondasi penting dalam memperkokoh ketahanan nasional, terutama menghadapi ancaman non-militer di ranah siber.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam Taskap-nya, Achmad Jubaedi memaparkan bahwa meski berbagai kebijakan nasional telah diterbitkan, seperti Perpres No. 95 Tahun 2018 tentang SPBE hingga Perpres No. 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital, implementasinya masih menghadapi berbagai hambatan. Mulai dari infrastruktur yang belum merata, rendahnya literasi digital aparatur, hingga masalah integrasi sistem yang belum optimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga menyoroti bagaimana perbedaan kualitas transformasi digital antara pemerintah pusat dan daerah menunjukkan adanya ketimpangan kesiapan. Beberapa daerah telah menerapkan e-Government dan Smart City dengan baik, namun sebagian besar lainnya masih tertinggal dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk pelayanan publik.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui metode SWOT, Achmad Jubaedi mengidentifikasi kekuatan utama dari transformasi digital, seperti efisiensi layanan dan peningkatan transparansi. Di sisi lain, ia juga mencatat kelemahan seperti tingginya biaya investasi awal dan resistensi budaya organisasi terhadap perubahan. Peluang besar juga tersedia dalam bentuk dukungan kebijakan nasional dan kemajuan teknologi, namun ancaman seperti serangan siber dan kesenjangan digital tetap perlu diwaspadai.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p>Taskap ini menyampaikan bahwa transformasi digital sektor publik bukan hanya soal mengganti sistem manual menjadi digital, tetapi merupakan perubahan menyeluruh terhadap budaya kerja birokrasi. Pemerintah perlu memperkuat SDM, membangun tata kelola data yang baik, serta meningkatkan kolaborasi lintas sektor dan lintas daerah agar akselerasi transformasi digital dapat berjalan optimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu rekomendasi kunci yang diajukan adalah perlunya adopsi strategi terintegrasi nasional dalam bentuk <em>GovTech<\/em> seperti INA Digital, yang mampu memayungi berbagai layanan digital secara menyeluruh. Hal ini juga harus diiringi dengan evaluasi SPBE secara berkala dan penguatan sistem keamanan siber sebagai bentuk perlindungan data masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Achmad Jubaedi juga menekankan pentingnya literasi digital masyarakat agar tidak hanya menjadi pengguna pasif, tetapi turut aktif memanfaatkan layanan digital pemerintah. Kesadaran dan partisipasi publik menjadi kunci keberhasilan transformasi digital, sekaligus meningkatkan akuntabilitas layanan publik itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai bagian dari ekosistem transformasi digital, perpustakaan juga memiliki peran strategis. Melalui digitalisasi koleksi, penyediaan literatur daring, serta penguatan peran pustakawan dalam literasi informasi, perpustakaan dapat menjadi ruang strategis dalam mendukung agenda transformasi digital nasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengedepankan pendekatan kolaboratif berbasis pentahelix (pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media), Taskap ini menawarkan pandangan bahwa transformasi digital sektor publik adalah strategi jangka panjang untuk memperkuat Ketahanan Nasional secara menyeluruh, baik dari aspek pelayanan, sosial, hingga ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p>Taskap ini menjadi kontribusi nyata dari peserta PPRA LXVII dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan <em>Indonesia Emas 2045.<\/em> Dengan visi menjadi negara yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan, transformasi digital di sektor publik adalah langkah taktis menuju birokrasi modern yang responsif dan adaptif terhadap zaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui karya ini, Achmad Jubaedi mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendorong inovasi, mempercepat integrasi teknologi, serta menjadikan pelayanan publik sebagai wajah terdepan dari negara yang berpihak pada rakyat. Transformasi digital bukan lagi soal teknologi semata, melainkan tentang keberanian berbenah dan kemauan untuk berubah menuju pelayanan publik yang unggul. (ALV\/BIA)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Achmad Jubaedi, M.Si., peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVII Lemhannas RI Tahun 2024, menuangkan pemikiran strategisnya dalam Kertas Karya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-440","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-naskah-publikasi"],"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false},"uagb_author_info":{"display_name":"BI","author_link":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/?author=2"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Achmad Jubaedi, M.Si., peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVII Lemhannas RI Tahun 2024, menuangkan pemikiran strategisnya dalam Kertas Karya [&hellip;]","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/440","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=440"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/440\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=440"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=440"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=440"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}