{"id":429,"date":"2025-08-25T10:44:33","date_gmt":"2025-08-25T03:44:33","guid":{"rendered":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/?p=429"},"modified":"2025-10-07T09:40:55","modified_gmt":"2025-10-07T02:40:55","slug":"menakar-smart-defense-strategi-tangguh-pertahanan-negara-di-ikn-untuk-ketahanan-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/?p=429","title":{"rendered":"Menakar Smart Defense: Strategi Tangguh Pertahanan Negara di IKN untuk Ketahanan Nasional"},"content":{"rendered":"\n<p>Marsekal Pertama TNI Hendro Arief H., S.Sos., M.Han., peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVII Lemhannas RI tahun 2024, mengangkat topik strategis berjudul <em>\u201cPenggunaan Smart Defense dalam Penyelenggaraan Sistem Pertahanan Negara di IKN Guna Meningkatkan Ketahanan Nasional\u201d<\/em>. Dalam Taskap ini, beliau menawarkan suatu konsep komprehensif yang menjembatani kebutuhan pertahanan negara dengan kompleksitas tantangan di Ibu Kota Nusantara (IKN), kawasan baru yang kini menjadi pusat gravitasi nasional Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Latar belakang yang diuraikan Marsma Hendro memperlihatkan tantangan geopolitik global yang kian kompleks, dari konflik Rusia-Ukraina hingga ketegangan Laut Cina Selatan. Keseluruhan dinamika tersebut membentuk suatu lanskap ancaman yang menuntut pendekatan pertahanan yang tidak lagi konvensional. Dalam konteks pembangunan IKN di Kalimantan Timur, pendekatan berbasis smart defense menjadi urgen untuk menjamin keberlanjutan dan keamanan wilayah yang dirancang sebagai pusat pemerintahan masa depan Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Smart defense dalam Taskap ini dijelaskan sebagai pendekatan pertahanan yang memadukan kekuatan militer dan non-militer, berlandaskan pada pemanfaatan teknologi mutakhir, diplomasi pertahanan, dan partisipasi seluruh sumber daya nasional. Konsep ini dinilai tepat untuk menjawab berbagai Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) yang dihadapi oleh IKN, baik dari dalam negeri maupun dari lingkungan strategis regional dan global.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam analisisnya, Marsma Hendro menyoroti pentingnya pemetaan AGHT terhadap IKN yang kini berada dalam posisi strategis namun rentan, termasuk dalam konteks pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II, konflik sosiopolitik lokal, serta potensi konflik perbatasan di kawasan Kalimantan Utara. Penekanan diberikan pada kebutuhan perencanaan pertahanan yang berbasis data, teknologi, dan kolaborasi antarsektor.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembangunan IKN menurut penulis tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan militer tradisional, melainkan perlu melibatkan kekuatan lunak seperti diplomasi, integrasi teknologi kecerdasan buatan, hingga peran aktif masyarakat sipil. Hal ini selaras dengan konsep pertahanan semesta yang menjadi landasan kebijakan pertahanan nasional Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p>Taskap ini juga menguraikan bagaimana pengembangan postur TNI sebagai komponen utama sistem pertahanan negara akan dilakukan secara berlapis di kawasan IKN. Rencana ini mencakup pembangunan fasilitas komando, pangkalan, hingga penggunaan sistem sensor dan radar canggih untuk mengawasi pergerakan di kawasan perbatasan dan laut sekitar Kalimantan Timur.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari sisi regulasi, Marsma Hendro mengacu pada UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara dan UU No. 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, yang memberi dasar hukum dalam menyusun sistem pertahanan negara di IKN. Ditambah lagi dengan Keputusan Menhan Nomor KEP\/1746\/M\/XII\/2023 yang menjadi payung hukum pembangunan sistem pertahanan berlapis di ibu kota baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Menariknya, Taskap ini mengadopsi pendekatan teori Center of Gravity (CoG) yang dikembangkan Clausewitz. IKN diposisikan sebagai pusat gravitasi baru Indonesia, di mana seluruh aspek kekuatan nasional\u2014politik, ekonomi, militer\u2014berpusat dan karena itu menjadi target vital yang harus dilindungi secara cerdas dan adaptif.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam rangka itu, smart defense tidak hanya berfungsi sebagai sistem pertahanan responsif terhadap serangan fisik, tetapi juga sistem deteksi dini terhadap ancaman siber, infiltrasi ideologi, hingga tekanan ekonomi. Dengan demikian, pertahanan negara di IKN tidak hanya bersifat defensif, tetapi juga proaktif dalam menjaga stabilitas nasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Taskap ini juga menegaskan pentingnya integrasi pertahanan dengan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), hingga pertahanan siber berbasis cloud yang mampu mendukung proses pengambilan keputusan secara real-time dan presisi tinggi. Strategi ini akan memposisikan IKN sebagai pusat pemerintahan yang tahan terhadap ancaman kontemporer.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai kesimpulan, Marsma Hendro menekankan bahwa keberhasilan smart defense tidak hanya bergantung pada kekuatan alutsista, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia, kematangan strategi nasional, serta sinergi antarlembaga. Smart defense bukan sekadar pilihan, tetapi keniscayaan bagi keberlangsungan IKN dan ketahanan nasional Indonesia dalam menghadapi dinamika abad ke-21. (MF\/BIA)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Marsekal Pertama TNI Hendro Arief H., S.Sos., M.Han., peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVII Lemhannas RI tahun 2024, mengangkat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-429","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-naskah-publikasi"],"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false},"uagb_author_info":{"display_name":"BI","author_link":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/?author=2"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Marsekal Pertama TNI Hendro Arief H., S.Sos., M.Han., peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVII Lemhannas RI tahun 2024, mengangkat [&hellip;]","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/429","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=429"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/429\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=429"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=429"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.lemhannas.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=429"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}